Home » Reengineering Culture Meningkatkan Kinerja BUMD

Prof. Dr. Susi Hendriani, SE., M.Si
Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Riau

IMG_0447Reengineering Culture adalah merekayasa ulang terhadap nilai-nilai positif yang dianut suatu organisasi agar dapat menjadi acuan bagi segenap anggota organisasi dalam bekerja, bersikap dan bertingkah laku yang bertujuan untuk membuat organisasi fleksibel dan dinamis, mampu mencapai target kinerja sesuai dengan visi dan misi yang disusun dalam perencanaan organisasi.

Membangun reengineering culture harus dimulai dari pertanyaan “bagaimana nilai-nilai yang ada saat ini dan bagaimana budaya korporasi yang berlaku saat ini”, setelah hal tersebut terjawab maka kita akan mencari “nilai nilai yang dibutuhkan dan budaya korporasi yang ideal”. Melalui pendekatan compliance (pendekatan kepatuhan) suatu BUMD harus membangun kembali aturan perilaku; etika / kode etik; reward and punishment; sistem rekruitmen; aturan pola karir; dan lain-lainya. Dengan memperhatikan alat-alat/ perangkat kerja suatu BUMD, maka seluruh individu yang ada dalam suatu BUMD harus bisa mengkristalisasi nilai-nilai ideal yang ditetapkan oleh suatu BUMD.

Dengan pendekatan compliance pada reengineering culture, diharapkan BUMD dapat membentuk individu-individu yang ada di dalam BUMD untuk selalu berintegritas tinggi, solid, berkompetisi secara sehat, berupaya untuk menunjukkan kinerja yang tinggi, mempunyai kebanggaan terhadap BUMD serta selalu menjaga pola kerja yang baik. Bagi pihak eksternal sendiri tentunya hal ini menjadi kesulitan tersendiri untuk melakukan intervensi ke dalam suatu korporasi dan mempengaruhi individu-individu dalam BUMD berbuat koruptif dan merugikanBUMD.Melalui pendekatan compliance pada reengineering culture ini korporasi tidak hanya menuntut karyawan untuk selalu berintegritas, beretika, dan berperilaku dengan baik, namun BUMD lah yang memaksa mereka untuk selalu berintegritas tinggi, menjaga perilaku dan nilai-nilai serta berkinerja dengan baik.

Budaya BUMD harus menjadi sumber dari budaya individu-individu yang berada dalam BUMD itu sendiri. Individu- individu yang ada harus bisa menyesuaikan dengan budaya BUMD atau seirama dengan budaya BUMD.Dan pada akhirnya nanti budaya BUMD tersebut dapat berlaku secara umum dimasyarakat luas.

Untuk itu dalam meningkatkan kinerja BUMD sebagai upaya membangun BUMD yang lebih baik maka perlu:

  1. BUMD harus merekayasa ulang budayanya(Reengineering Culture) dengan menganalisis nilai-nilai yang ada dan menyesuaikan dengan nilai-nilai yang dibutuhkan dan ideal saat ini melalui Pendekatan Compliance (pendekatan kepatuhan).
  2. BUMD sebagai Agent of Development yang berperan dalam mendorong pertumbuhan perekonomian Daerah, sudah semestinya harus dapat menunjukkan kemampuan kontribusi yang besar terhadap Daerah. Untuk itu BUMD harus menunjukkan kinerja yang tinggi dan berani melakukan perubahan dengankonsep Reengineering Culture.
  3. Corporate Culture yang kuat akan mampu mengarahkan sumberdaya manusia organisasi untuk lebih berperilaku, beretika, berkarakter, berintegritas dan dapat mengimplementasikan nilai-nilai yang semestinya di jalankan dalam organisasi untuk meraih keunggulan kompetitif pada BUMD.

peningkatan kinerja

pendekatan

  1. Melalui Reengineering Culture,BUMD dapat lebih efektif, efisien dan ekonomis karena didukung oleh SDM yang produktif dan inovatif akibat adanya persaingan yang sehat dan kompetitif di antara karyawan, yang dibentuk oleh Kristalisasi Corporate Cultureyang terinternalisasi kepada seluruh karyawan melalui Pendekatan Compliance.
  2. Dengan Corporate culture yang baik, maka BUMD dapat mengeliminir intervensi yang dilakukan oleh stakeholders, hal ini karena SDM akan lebih professional dan lebih berintegritas sebab selalu mengacu kepada kode etik, aturan perilaku, dan nilai-nilai yang ada.

Rujukan:
Hamer., 1990. Reengineering Work: Don’t Automate Obliterate, Harvard Bussiness Riview. Nov-Dec, p. 191-231.
Hamer, M. & Champy, J., 1993. Reengineering the Corporation, John Wiley & Sons.
Herbkersman, J., 1994. The Confusion out of Reengineering, National Underwriter, Vol 98. P. 5.
Martinez, EV., 1995. Succesfull Reengineering Demand IS/Business Partnership, Sloan Management Review: Summer, p. 39-49.

About

Lahir 19 Juli 1990 di yogyakarta. sekarang tinggal di Pekanbaru bekerja Sebagai Staff IT di perpustakaan Universitas Riau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini

IMG_1639 Upacara 17 Hari Bulan Januari 2017, Rektor UR Serahkan SK Kenaikan Pangkat ASN
OLYMPUS DIGITAL CAMERA Pekan Raya Biologi 2017, Wadah Implementasi Keilmuan
Jpeg Shalat Mencegah dari Perbuatan Keji dan Mungkar
IMG_1586 UR-ISDS Laksanakan Dialog Untuk Masyarakat Adat
IMG_20170105_110209 Universitas Riau dan BOB-BSP-Pertamina Hulu Jalin Kerjasama

Informasi

Cari berita pada tanggal

January 2017
S M T W T F S
« Dec    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Pengunjung

Flag Counter
 

Arsip berita

Redaksi

Penasehat : Prof. Dr. Aras Mulyadi, DEA
Pengarah : Prof. Dr. Thamrin, M.Sc | Prof. Dr. Sujianto, M.Si | Dr. Syafrial, M.Pd | Prof. Dr. Mashadi, M.Si Penanggung Jawab : Ahyat, SE
Pimpinan Umum : Aurida Aman, S.Pd., M.Pd Pimpinan Redaksi : Rioni Imron, S.Sos., M.I.Kom
Koordinator Online : Agus Sutikno, SP., M.Si Data dan Informasi : M. Arsyad, S.kom., M.Si
Reporter :Retno Dewi | Mukmini Rahman, S.I.Kom | Wendi Kurniawan, S.I.Kom | Rabit Zanurman, S.I.Kom | Muhammad Rizqi, SE | Tika V Mutia, S.I.Kom., M.I.Kom | Turiman Publisher : Yasin Setiawan, S.Kom | Anton Yuliarto, S.Kom

Alamat Redaksi

URNews
Kampus Bina Widya Km. 12,5 Simpang Baru Pekanbaru 28293 Email: urnews@unri.ac.id
Website: www.urnews.unri.ac.id